Bisnis.com, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bakal mengalami tekanan pada pekan ini. Peningkatan kasus infeksi virus corona (Covid-19) di berbagai negara membuat investor cenderung menghindari aset-aset berisiko seperti rupiah.
Pada pembukaan pembukaan perdagangan Senin (16/11/2020), nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 40 poin atau 0,28 persen ke level Rp14.130 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,137 poin atau 0,15 persen ke level 92,618 pada pukul 08.46 WIB.
Lantas bagaimana kurs jual beli rupiah di BNI dan BCA hari ini, Senin (16/11/2020)?
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. pada Senin (16/11/2020) pukul 09.05 WIB menetapkan harga beli dolar AS untuk bank notes sebesar Rp13.975 per dolar dan harga jual sebesar Rp14.475 per dolar.
Sementara itu, berdasarkan special rates, Bank BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp14.114 dan harga jual sebesar Rp14.299.
PT Bank Central Asia Tbk. menetapkan harga beli dolar AS pada hari ini, Senin (16/11/2020) pukul 09.11 WIB sebesar Rp14.135 per dolar untuk e-rate. Sementara itu, harga jual ditetapkan sebesar Rp14.165 per dolar AS.
Sementara itu, untuk bank notes, BCA menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp14.020 per dolar dan harga jual dolar AS sebesar Rp14.320 per dolar.
Berikut kurs jual beli dolar AS di BNI dan BCA, Senin (16/11/2020):
Kurs Jual Beli Dolar AS BNI
Kurs | Beli (Rp) | Jual (Rp) |
TT Counter | 13.975 | 14.475 |
E Rate | 14.114 | 14.299 |
Bank Notes | 13.975 | 14.475 |
Kurs Jual Beli Dolar AS BCA
Kurs | Beli (Rp) | Jual (Rp) |
TT Counter | 14.020 | 14.320 |
Special Rate | 14.135 | 14.165 |
Bank Notes | 14.020 | 14.320 |