Bisnis.com, JAKARTA - Tahun 2025 menjadi periode menarik bagi pasar keuangan global. Meski sempat dibayangi ketidakpastian tarif dan kebijakan makro, pasar cryptocurrency tetap menunjukkan hasil kuat.
Data TradingView mencatat hingga 22 Agustus 2025, Bitcoin (BTC) naik 21,18% dan Ethereum (ETH) melesat 28,78%. Bitcoin empat kali mencetak rekor tertinggi, sementara total kapitalisasi crypto bertambah 18,91%.
Sejak ETF Bitcoin hadir pada 2024, disusul ETF Ethereum dan Solana, investor institusional makin gencar masuk. Menurut Farside Investors, dana ETF tercatat US$53,8 miliar untuk Bitcoin, US$12,1 miliar untuk Ethereum, dan US$159,4 juta untuk Solana.
Bagi investor Indonesia, momentum ini membuka peluang besar. Namun para investor tetap perlu memilih aplikasi crypto yang aman, efisien, dan teregulasi menjadi sangat penting agar bisa memanfaatkan peluang ini.
Pluang
Pluang semakin mengukuhkan diri sebagai aplikasi crypto terdepan dengan lebih dari 12 juta pengguna. Berizin OJK & Bappebti, Pluang menghadirkan ekosistem investasi multi-aset terlengkap di Indonesia, seperti aset crypto, saham AS & ETF, emas, reksa dana, hingga futures maupun opsi saham Amerika.
Fitur & Keunggulan
- Jual beli 360+ aset crypto populer mulai Rp10.000 (IDR & USD/USDT).
- Crypto futures untuk 130+ coin dengan leverage hingga 25×.
- Advanced order, take profit, dan stop loss, ditambah akses gratis ke web trading berbasis TradingView.
- Transfer token populer antar platform mulai dari Rp6.300, terima aset tanpa biaya.
- Pluang Academy: video & artikel edukasi dengan informasi trading dan investasi yang relevan.
Transaksi Aman
Pluang beroperasi melalui PT Bumi Santosa Cemerlang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin OJK untuk aset crypto. Seluruh transaksi tercatat di CFX dan KKI, sementara produk Crypto Futures difasilitasi oleh PT PG Berjangka yang berlisensi Bappebti. Pluang bermitra dengan Fireblocks untuk menjamin keamanan transfer dan penyimpanan aset digital.
Risiko Pasar
Meski diawasi regulator, volatilitas aset crypto tetap tinggi, sehingga investor tetap perlu mengambil keputusan investasi dan trading dengan bijak.
Triv
Platform lokal dengan spot, staking, dan futures. Menawarkan 700+ aset, spread rendah, settlement real-time IDR, serta aset diasuransikan.
Risiko: meski berizin, pengguna tetap perlu memahami risiko pasar seperti volatilitas crypto, serta melakukan pengecekan terhadap biaya transaksi dan perhitungan pajak yang berlaku.
Ajaib Alpha
Menggabungkan aset crypto & saham AS dalam satu aplikasi. Tersedia 400+ aset, Auto-Buy/Sell, Futures 25× leverage, serta fitur Stop-Loss & Take-Profit.
Risiko
Meskipun sudah mendapatkan pengawasan dari regulator, investor tetap wajib menyadari volatilitas inheren di pasar cryptokripto. Pastikan memahami mekanisme margin, biaya transaksi, serta risiko leverage sebelum bertransaksi.
Binance
Platform global dengan spot, futures, staking, dan NFT. Menyediakan 500+ coins & 1500+ trading pairs dengan tools profesional.
Risiko: belum berizin OJK, berpotensi menimbulkan isu hukum & pajak.
Webull
Aplikasi global multi-aset (saham, ETF, opsi, aset crypto). Hadir dengan charting tools, paper trading, serta cash management program.
Risiko: belum berizin OJK untuk aset crypto, perlindungan konsumen terbatas.
Tips Memilih Aplikasi Crypto
- Pilih yang berizin OJK/Bappebti.
- Perhatikan biaya & deposit minimum.
- Sesuaikan pilihan dengan profil risiko.
Kesimpulan
Industri aset crypto di Indonesia terus tumbuh. Tiap aplikasi punya keunggulan, namun Pluang lebih menonjol dengan ekosistem lengkap, biaya kompetitif, dan kepatuhan regulasi. Edukasi finansial juga memperkuat posisinya sebagai salah satu platform investasi paling terpercaya.
Bagi investor, penting mengevaluasi kebutuhan pribadi, tapi Pluang layak menjadi pilihan utama untuk memanfaatkan peluang pasar aset crypto 2025.