Bisnis.com, JAKARTA — Budi Tampubolon kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) berdasarkan rapat para anggota asosiasi.
Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Rapat Anggota Luar Biasa (Ralub) AAJI berlangsung dengan agenda utama penyampaian laporan kinerja dan keuangan tahun buku 2024. Lalu, terdapat pemilihan Ketua Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas AAJI periode 2025—2028.
Seluruh perusahaan asuransi jiwa anggota asosiasi secara aklamasi menyetujui pengangkatan Budi Tampubolon sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI 2025—2028. Dia melanjutkan jabatan yang telah diemban sejak periode 2019—2022 dan 2022—2025.
"Kehadiran Bapak/Ibu sekalian menegaskan komitmen bersama membesarkan industri asuransi jiwa. Saya percaya, dengan kolaborasi dan kerja keras, tiga tahun ke depan akan menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan dan memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Budi, tertulis dalam keterangan resmi, Jumat (29/8/2025).
AAJI menegaskan bahwa pengurus baru akan melanjutkan agenda transformasi industri, termasuk menjawab tantangan regulasi, memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan, juga memastikan keberlanjutan industri melalui inovasi produk, digitalisasi, dan perluasan inklusi asuransi.
Asosiasi juga meyakini bahwa industri akan terus tumbuh dengan kinerja yang solid dan kepemimpinan baru. AAJI juga akan menjadi mitra strategis pembangunan nasional, sembari memperluas perlindungan finansial bagi jutaan keluarga Indonesia.
Baca Juga
Budi menjabarkan bahwa arah kebijakan strategis kepengurusannya akan mencakup empat fokus utama, yakni:
- Literasi & Edukasi: meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya asuransi jiwa
- Penguatan Infrastruktur Data: membangun data center dan database industri yang lebih terintegrasi
- Pengembangan SDM: meningkatkan kompetensi tenaga pemasar dan profesional industri
- Center of Excellence: menjadikan Sekretariat AAJI sebagai pusat rujukan industri
Selain pemilihan ketua dewan pengurus, Ralub asosiasi juga menetapkan tiga Dewan Pengawas AAJI 2025—2028, yakni:
- Firdaus Djaelani
- Ricardo Simanjuntak
- Randy Lianggara
Profil Budi Tampubolon
Budi lahir di Medan pada 2 Oktober 1967. Dia menempuh pendidikan matematika terapan (S1) di Université de Nantes, Prancis. Dia kemudian menempuh magister manajemen dalam bidang manajemen aktuaria di Universitas Indonesia.
Dia mengawali karirnya sebagai analis actuarial di PT Axa Life Indonesia pada 2001. Budi kemudian melanjutkan karirnya di PT Asuransi Cigna, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth), hingga menjadi Presiden Direktur PT BNI Life Insurance pada 2017.
Setelah itu, Budi menjadi Presiden Direktur PT AXA Financial Indonesia pada 2018, lalu menjadi Direktur Utama PT Lippo Life Assurance. Pada 2020, Budi kembali ke Mandiri Inhealth dan menjabat sebagai Direktur Utama.
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) melakukan akuisisi 80% saham Mandiri Inhealth, yakni dengan membeli saham milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebanyak 60%, saham milik PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) sebanyak 10%, dan saham milik holding Indonesia Financial Group (IFG) sebanyak 10%. Melalui aksi korporasi itu, IFG menempatkan Mandiri Inhealth sebagai anak usaha IFG Life.
Budi pun ditetapkan sebagai Direktur Utama IFG Life pada 27 Juni 2024, memimpin perusahaan yang menangani polis-polis hasil restrukturisasi dari PT Asuransi Jiwasraya (Persero)—asuransi jiwa yang berdiri sejak 1859 tetapi mengalami kejatuhan tragis akibat gagal bayar produk JS Saving Plan.