BNI Pastikan Nasabah Aman Usai Demo Viral di Menara Pejompongan

BNI pastikan keamanan nasabah dan pegawai usai demo viral di Pejompongan. Tidak ada kerusakan, operasional ditutup lebih awal demi keamanan
Pegawai melayani nasabah di kantor cabang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. di Jakarta. Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai melayani nasabah di kantor cabang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. di Jakarta. Bisnis/Himawan L Nugraha
Ringkasan Berita
  • BNI memastikan situasi di Menara Pejompongan aman dan tidak ada nasabah atau pegawai yang berada di lokasi saat pergerakan massa terjadi.
  • Pergerakan massa hanya melintas di area drop-off menuju pemukiman warga dan tidak masuk ke dalam gedung BNI.
  • BNI menegaskan tidak ada kerusakan pada fasilitas gedung dan mengimbau masyarakat untuk merujuk pada informasi resmi guna menghindari berita hoaks.

* Ringkasan ini dibantu dengan menggunakan AI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) memberikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan pergerakan massa di sekitar Menara BNI Pejompongan. BNI menegaskan bahwa situasi di sekitar kantor aman dan terkendali, serta memastikan bahwa tidak ada nasabah maupun pegawai yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan, peristiwa dalam video merekam pergerakan sekelompok massa yang hanya melintas di area drop-off menuju pemukiman warga di belakang Menara BNI dan tidak masuk ke dalam gedung.

“Saat kejadian, tidak ada nasabah dan pegawai di area tersebut karena operasional kantor cabang sudah tutup dan pegawai telah dipulangkan lebih awal demi alasan keamanan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Okki menambahkan, BNI selalu mengedepankan keamanan nasabah dan seluruh karyawannya. Langkah untuk memulangkan pegawai dan menutup operasional lebih awal merupakan prosedur standar yang diambil dalam situasi berpotensi tidak kondusif.

Dia juga memastikan tidak ada kerusakan pada fasilitas di dalam gedung. "Kondisi di BNI Pejompongan aman. Seluruh tenant di dalam gedung tidak ada yang mengalami kerusakan dan sudah ditangani oleh pihak mereka sendiri," tegas Okki.

Klarifikasi ini diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai situasi yang sebenarnya terjadi kepada masyarakat serta meluruskan informasi yang beredar. BNI mengimbau agar masyarakat tidak mudah termakan berita hoaks dan senantiasa merujuk pada informasi resmi dari pihak berwenang. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Media Digital
Editor : Media Digital

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

# Hot Topic

Rekomendasi Kami

Foto