Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BRI Syariah (BRIS) Ajukan Skema Penambahan Saham Publik (Free Float)

Merger akan mengakibatkan kepemilikan saham masyarakat di BRIsyariah terdilusi menjadi 4,4 persen, serta saham yang dimiliki DPLK BRI - Saham Syariah sebesar 2 persen.
Karyawan beraktivitas di salah satu kantor cabang BRI Syariah di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Bisnis/Abdurachman
Karyawan beraktivitas di salah satu kantor cabang BRI Syariah di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank BRIsyariah Tbk. sedang mengkaji aksi korporasi yang akan dilakukan untuk memenuhi ketentuan free float, setelah penggabungan tiga bank syariah BUMN.

Ketiga bank syariah yang akan dimerger yakni PT Bank BRIsyariah Tbk., PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah. BRI Syariah bertindak sebagai surviving entity atau entitas penerima penggabungan usaha.

Merger akan mengakibatkan kepemilikan saham masyarakat di BRIsyariah terdilusi menjadi 4,4 persen, serta saham yang dimiliki DPLK BRI - Saham Syariah sebesar 2 persen.

Dari data itu, BRIS tidak memenuhi ketentuan V.1. Peraturan Bursa I-A yaitu jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham bukan pengendali dan bukan pemegang saham utama paling kurang 50 juta saham dan paling kurang 7,5 persen dari jumlah saham dalam modal disetor.

Direktur Utama BRIsyariah Ngatari menjelaskan perseroan saat ini masih mengkaji rencana pemenuhan free float sesuai aksi korporasi yang akan dilakukan untuk memenuhi ketentuan V.1. Peraturan Bursa I-A. Perseroan berencana untuk melakukan aksi korporasi tersebut pada kesempatan pertama.

"Namun, apabila hal tersebut tidak dapat dilakukan dengan cepat karena pertimbangan situasi dan kondisi perekonomian di Indonesia, pandemi Covid-19 yang masih berlangsung atau hal lain, perseroan akan mengupayakan peningkatan jumlah saham masyarakat paling lambat dalam jangka waktu 2 tahun," katanya dalam jawaban kepada Bursa Efek Indonesia, dikutip Kamis (12/11/2020).

Setelah penggabungan menjadi efektif, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menggenggam kepemilikan saham perseroan lebih dari 50 persen dan menjadi pengendali perseroan.

Adapun, indikasi tanggal pencatatan saham tambahan perusahaan hasil penggabungan usaha yakni 1 Februari 2020, bergantung pada persetujuan otoritas yang berwenang.

 
pangan bg

Uji pemahamanmu mengenai aplikasi mobile banking

Apa yang menjadi pertimbangan utama Anda dalam memilih aplikasi mobile banking?

Seberapa sering Anda menggunakan aplikasi mobile banking?

Fitur apa yang paling sering Anda gunakan di aplikasi mobile banking?

Seberapa penting desain antarmuka yang sederhana bagi Anda?

Apa yang membuat Anda merasa nyaman menggunakan aplikasi mobile banking tertentu?

Apakah Anda mempertimbangkan reputasi bank sebelum mengunduh aplikasinya?

Bagaimana Anda menilai pentingnya fitur keamanan tambahan (seperti otentikasi biometrik)?

Fitur inovatif apa yang menurut Anda perlu ditambahkan ke aplikasi mobile banking?

Apakah Anda lebih suka aplikasi yang memiliki banyak fitur atau yang sederhana tetapi fokus pada fungsi utama?

Seberapa penting integrasi aplikasi mobile banking dengan aplikasi lain (misalnya e-wallet atau marketplace)?

Bagaimana cara Anda mengetahui fitur baru pada aplikasi mobile banking yang Anda gunakan?

Apa faktor terbesar yang membuat Anda berpindah ke aplikasi mobile banking lain?

Jika Anda menghadapi masalah teknis saat menggunakan aplikasi, apa yang biasanya Anda lakukan?

Seberapa puas Anda dengan performa aplikasi mobile banking yang saat ini Anda gunakan?

Aplikasi mobile banking apa yang saat ini Anda gunakan?

pangan bg

Terimakasih sudah berpartisipasi

Ajak orang terdekat Anda untuk berpartisipasi dalam kuisioner "Uji pemahamanmu mengenai aplikasi mobile banking"


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper