Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemerintah Resmi Bentuk Tim Penyelenggaraan Program JKP

Pembentukan tim itu tecantum dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan 93/2021 tentang Tim Penyelenggaraan Program JKP.
Menaker Ida Fauziyah dalam konferensi pers virtual Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dipantau dari Jakarta pada Senin (12/4/2021)./Antararn
Menaker Ida Fauziyah dalam konferensi pers virtual Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dipantau dari Jakarta pada Senin (12/4/2021)./Antararn

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah membentuk Tim Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan atau JKP seiring telah berlakunya program baru jaminan sosial ketenagakerjaan, menyertai empat program lainnya.

Pembentukan tim itu tecantum dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan 93/2021 tentang Tim Penyelenggaraan Program JKP. Beleid itu ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada Rabu (28/7/2021) dan mulai berlaku pada tanggal yang sama.

Berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan 93/2021, terdapat 26 jabatan yang ada dalam tim tersebut yang dipimpin oleh Ida selaku Pembina. Lalu, Ketua Pengarah Tim Penyelenggaraan Program JKP adalah Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi.

Jabatan-jabatan lainnya dipegang oleh empat Direktur Jenderal di Kementerian Ketenagakerjaan, Inspektur Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan, sejumlah staf khusus Menteri Ketenagakerjaan, serta sejumlah direktur dan kepala.

Sebagai Pembina, Ida memiliki tugas untuk memberikan arahan yang bersifat strategis dalam rangka pelaksanaan program JKP di kementeriannya.

Dia pun bertugas melakukan koordinasi lintas sektor yang bersifat strategis, misalnya dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.

Adapun, Anwar bertugas mengoordinasikan pelaksanaan JKP sesuai arah dan kebijakan yang telah ditetapkan.  Dia pun bertugas melakukan pengawasan, pemantauan, evaluasi, dan pengendalian pelaksanaan JKP, serta melaporkan pelaksanaan itu kepada Pembina.

Ketua Pelaksana tim tersebut adalah Staf Ahli bidang Sosial Politik dan Kebijakan Publik Kementerian Ketenagakerjaan Ismail Pakaya. Dia bertugas untuk memberikan arahan dan mengoordinir seluruh anggota dalam pelaksanaan tugas program JKP dan melaporkannya kepada Anwar.

Ida pun memberikan penugasan-penugasan khusus bagi direktur dan kepala yang tergabung dalam Tim Penyelenggaraan Program JKP.

Program baru jaminan sosial ketenagakerjaan itu telah resmi berlaku setelah ditetapkan Presiden Joko Widodo dalam Peraturan Pemerintah (PP) 37/2021 tentang Penyelenggaraan Program JKP.

 
pangan bg

Uji pemahamanmu mengenai aplikasi mobile banking

Apa yang menjadi pertimbangan utama Anda dalam memilih aplikasi mobile banking?

Seberapa sering Anda menggunakan aplikasi mobile banking?

Fitur apa yang paling sering Anda gunakan di aplikasi mobile banking?

Seberapa penting desain antarmuka yang sederhana bagi Anda?

Apa yang membuat Anda merasa nyaman menggunakan aplikasi mobile banking tertentu?

Apakah Anda mempertimbangkan reputasi bank sebelum mengunduh aplikasinya?

Bagaimana Anda menilai pentingnya fitur keamanan tambahan (seperti otentikasi biometrik)?

Fitur inovatif apa yang menurut Anda perlu ditambahkan ke aplikasi mobile banking?

Apakah Anda lebih suka aplikasi yang memiliki banyak fitur atau yang sederhana tetapi fokus pada fungsi utama?

Seberapa penting integrasi aplikasi mobile banking dengan aplikasi lain (misalnya e-wallet atau marketplace)?

Bagaimana cara Anda mengetahui fitur baru pada aplikasi mobile banking yang Anda gunakan?

Apa faktor terbesar yang membuat Anda berpindah ke aplikasi mobile banking lain?

Jika Anda menghadapi masalah teknis saat menggunakan aplikasi, apa yang biasanya Anda lakukan?

Seberapa puas Anda dengan performa aplikasi mobile banking yang saat ini Anda gunakan?

Aplikasi mobile banking apa yang saat ini Anda gunakan?

pangan bg

Terimakasih sudah berpartisipasi

Ajak orang terdekat Anda untuk berpartisipasi dalam kuisioner "Uji pemahamanmu mengenai aplikasi mobile banking"


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper