Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

OJK Ramal Porsi Undisbursed Loan Bakal Mengendur di Semester Kedua

Pada semester II ini potensi pertumbuhan kredit diprediksi akan membaik seiring dengan menggeliatnya kegiatan ekonomi yang sejalan dengan pelonggaran PSBB dibarengi dengan protokol kesehatan.
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik (undisbursed loan) pada semester II/2020 diperkirakan akan menurun seiring dengan menggeliatnya kegiatan ekonomi setelah pelonggaran PSBB. 

Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan kenaikan undisbursed loan membesar dalam tiga bulan terakhir. Posisi Juni 2020, undisbursed loan sebesar Rp1.607,96 triliun atau naik 6,05 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

Kenaikan pada periode tersebut lebih besar dari kenaikan undisbursed loan pada Mei 2020 sebesar 4,79 persen yoy, serta pada April 2020 sebesar 4,17 persen yoy. Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, kenaikan undisbursed loan paling tinggi terjadi pada Maret 2020 sebesar 7,91 persen yoy. 

Undisbursed loan pada Juni 2020 mencapai 28,98 persen dari penyaluran kredit di periode itu yakni sebesar Rp5.549,24 triliun. 

Staf Ahli Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ryan Kiryanto menyampaikan kenaikan undisbursed loan boleh jadi disebabkan sebagian debitur belum mencairkan atau menunda penarikan fasilitas kreditnya. Hal ini karena pada saat itu kondisi makroekonomi belum kuat, PDB kuartal II terkontraksi 5,3 persen dengan inflasi tahunan yang amat rendah. 

Kondisi tersebut membuat angka undisbursed loan membesar. Namun, kata dia, yang terpenting pertumbuhan kredit per Juli 2020 mampu tumbuh positif 1,53 persen yoy di tengah pandemi Covid-19. 

Pada semester II ini potensi pertumbuhan kredit diprediksi akan membaik seiring dengan menggeliatnya kegiatan ekonomi yang sejalan dengan pelonggaran PSBB dibarengi dengan protokol kesehatan.

Proyeksi pertumbuhan kredit pada enam bulan terakhir ini terjadi pada semua jenis penggunaan, baik kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumtif.

Dengan demikian, dia memperkirakan angka undisbursed loan akan menurun. "Angka UL pun diprediksi menurun yang memberikan konfirmasi pencairan kredit dimana permintaan riil agregat baik produk maupun jasa meningkat," jelasnya, Jumat (4/9/2020). 

 
pangan bg

Uji pemahamanmu mengenai aplikasi mobile banking

Apa yang menjadi pertimbangan utama Anda dalam memilih aplikasi mobile banking?

Seberapa sering Anda menggunakan aplikasi mobile banking?

Fitur apa yang paling sering Anda gunakan di aplikasi mobile banking?

Seberapa penting desain antarmuka yang sederhana bagi Anda?

Apa yang membuat Anda merasa nyaman menggunakan aplikasi mobile banking tertentu?

Apakah Anda mempertimbangkan reputasi bank sebelum mengunduh aplikasinya?

Bagaimana Anda menilai pentingnya fitur keamanan tambahan (seperti otentikasi biometrik)?

Fitur inovatif apa yang menurut Anda perlu ditambahkan ke aplikasi mobile banking?

Apakah Anda lebih suka aplikasi yang memiliki banyak fitur atau yang sederhana tetapi fokus pada fungsi utama?

Seberapa penting integrasi aplikasi mobile banking dengan aplikasi lain (misalnya e-wallet atau marketplace)?

Bagaimana cara Anda mengetahui fitur baru pada aplikasi mobile banking yang Anda gunakan?

Apa faktor terbesar yang membuat Anda berpindah ke aplikasi mobile banking lain?

Jika Anda menghadapi masalah teknis saat menggunakan aplikasi, apa yang biasanya Anda lakukan?

Seberapa puas Anda dengan performa aplikasi mobile banking yang saat ini Anda gunakan?

Aplikasi mobile banking apa yang saat ini Anda gunakan?

pangan bg

Terimakasih sudah berpartisipasi

Ajak orang terdekat Anda untuk berpartisipasi dalam kuisioner "Uji pemahamanmu mengenai aplikasi mobile banking"


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Azizah Nur Alfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper